Dalam kesederhanaan ada kebersahajaan yang menuntun kepada kebahagiaan nurani karena sesungguhnya yang kita butuhkan hanya sedikit dan tidak selalu berupa materi, selebihnya adalah untuk memberi dan memenuhi hak orang lain. Kesederhanaan memiliki arti dan manfaat yang luar biasa sebagai energi kehidupan. Energi untuk bertahan, energi untuk memberi dan berbagi, serta energi untuk mensyukuri hidup itu sendiri. kesederhana juga bukan berarti harus melarat, sederhana tidak berarti pula sengsara. Kesederhanaan merupakan pola pikir & pola hidup yang proporsional, tidak berlebihan & mampu memprioritaskan sesuatu yang lebih dibutuhkan. Kesederhanaan adalah kemampuan untuk ikhlas menerima yang ada, berusaha untuk berlaku adil dan bersyukur atas setiap rezeki yang diberikan.
Sebenarnya, tanpa kita sadari, alam pun mengajarkan akan kesederhanaan. Bersikap sesuai dengan keperluan & kemampuan, tidak melebihkan & mengurangi. Menjaga batas kewajaran agar melodi hidup dapat berjalan seirama.
Seekor burung pipit, meski ada jutaan dahan kayu di hutan, dia cukup memakai sebatang ranting untuk menggayutkan sarangnya. Keselamatan akan telur-telurnya lebih berarti dibanding seberapa banyak ranting yang bisa dikuasai.
Seekor zebra hanya meneguk air kubangan secukupnya meski panas terik membakar.
Sedangkan manusia yang notabene diberi akal oleh yang maha kuasa, malah hanya puas pada kesuksesan, keberhasilan yang hingar bingar, keuntungan yang berlimpah.
Mari lah mengingat sejanak, saat ini pernahkah kita menikmati keindahan pada hal yang sederhana. Seperti enaknya bakso tempat SMA kita dulu yang murah, gurih, nikmat, dan penuh keceriaan. Saat dimana Makanan terenak adalah makanan DIDEKAT sekolah kita dulu. Polosnya tawa kita saat masih kecil, saat mamah pulang dari letihnya bekerja membawakan sepasang pita lucu berwarna merah muda.
Apakah "inner joy" anda bersorak sorai saat kesederhanaan itu terjadi??
ataukah sudah tidak ada lagi "keceriaan nurani" ini dalam kehidupan anda?
Kehidupan bukanlah hanya berisi sederetan rekor kesuksesan dan tonggak tonggak sejarah, tetapi juga berisi rentetan kesederhanaan yang indah dan penuh arti.
Kenikmatan itu murah, kalau kita tau bagaimana cara menikmati hidup ini. Kita tidak perlu tersandera oleh paradigma kehidupan yang harus mendewakan harta dan materi. Tapi merasakan rasa indah dalam kesederhanaan yang ada dan kita miliki.
Dalam buku Simplify Your Life, Elaine St.James menyatakan bahwa sepanjang sejarah orang-orang bijak (dalam setiap kebudayaan besar), kehidupan sederhana adalah kunci kebahagiaan. Karena secara psikologis, kesederhanaan bermanfaat dalam menyeimbangkan energi positif dan negatif dalam diri dan kehidupan kita.
Energi syukur dan ikhlas dalam kesederhanaan merupakan nutrisi untuk mencapai kebahagiaan, sehingga hati kita senantiasa dipenuhi perasaan-perasaan positif yang akan menghasilkan pikiran yang lebih jernih dan tenang.
Ketenangan psikis akan bersinergi dengan kematangan spiritual. Dalam tataran spiritual, kesederhanaan dapat memberikan energi untuk membuat kita fokus dalam menjalankan sesuatu. Dengan fokus kepada usaha dan keyakinan akan kekuatan Yang Maha Perkasa, kita mampu menghadapi hambatan dan ujian, sehingga hidup terasa lebih ringan dan mudah karena ada kepasrahan dan penyerahan diri yang utuh kepada kekuatan yang maha kuasa melalui doa.
Itulah energi kehidupan yang bisa memanusiakan manusia. Sinergi antar energi dalam kesederhanaan tersebut, pada akhirnya akan bermuara pada keutuhan energi yang bermanfaat untuk mengontrol & mengendalikan hawa nafsu serta mengelola emosi dengan baik.
Kesederhanaan adalah kekuatan yang luar biasa.
Sederhana membuat kita fokus.
Sederhana membuat hidup kita lebih simpel.
Sederhana membuat hidup lebih seimbang.
Sederhana membuat tindakan kita lebih efektif dan efisien.
Sederhana membuat hidup anda lebih mudah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar